iju cak hijau
duk KN ijuk
jum, dijum(i), dijum-jum 1 ditata kembali, menata; 2 dipilihi kemudian dikumpul-kumpulkan tertata
jur, dijuraké cak dibenahi posisinya
jurug, dijurug dl ditimbun
rijug KN pincang, timpang, tdk seimbang, tdk lengkap
rijuh cak KN malu, canggung, kekuk
wijuk dl KN mencuci (membasuh) tangan atau kaki
wijung dl KN babi hutan besar
anthong dl telapak tangan ditengadahkan/dijulurkan;
nganthongaké menengadahkan (ttg telapak tangan);
nganthong-anthong selalu menengadahkan (ttg telapak tangan)
bobo KN 1 lapuk (ttg kayu); 2 tdk laku (ttg barang yg dijual)
dhidhal KN 1 terkelupas kulitnya; 2 ar lepas (ttg barang milik) krn dijual dsb
kalingga murda ar dijunjung tinggi, diterima dg hormat
keduk dl ijuk
kilak kulak, belanja utk dijual kembali
pinton KN sampel barang yg akan dijual;
mintoni menunjukkan sampel (ttg barang dagangan)
posol dl KN jagung muda yg umumnya disayur rasanya manis (sekarang banyak dijual di mal-mal
pranta KN serat-serat putih pada telangkupan (seludang) aren, lebih besar daripada ijuk, umumnya digunakan utk jerat (alat jebak, perangkap)
puri, dipuri-puri dl KN dimuliakan, dijunjung tinggi
pusaka KN 1 benda warisan atau peninggal-an yg dijunjung tinggi, benda yg dihormati (dianggap keramat atau ampuh: keris, tombak, dsb); 2 senjata yg dianggap sakti atau ampuh yg untuk landasan kepercayaan (keimanan yg andal); 3 dl sawah warisan (bukan milik desa); 4 (layang pusaka) surat pesan berwujud nasihat dsb;
musakani memberi (meninggali, memberi berupa warisan pusaka);
dipusakakaké ditinggalkan (diwariskan) kepada
ragum dl KN tali ijuk;
ngragum mengikat dg tali bambu atau ijuk pada atap (rumah) ditata rapat (kerap);
raguman bambunya ditalikan rapat (ttg atap)
saka 1 kata keterangan yg menerangkan asal: teka saka Sala ‘datang dr Sala’; 2 dari; kata keterangan yg menerangkan mulainya: saka kaca lima nganti pitu ‘dari halaman lima sampai tujuh’; 3 dibanding dengan: luwih saka ngekat ‘di luar batas’; 4 disebabkan, karena: saka kurang ngati-ati ’karena kurang hati-hati’; 5 per; setiap: dijupuki saka siji ‘diambil satu per satu’
séndhé, adol séndhé KN dijual dg perjanjian boleh dibeli lagi
séwa, diséwa ar didatangi (rumahnya); dijumpai
sikat KN 1 pembersih yg dibuat dr bulu (ijuk, serabut, dsb), sikat gigi; 2 dl alat (utk mengecat, labur, dsb); kuas; 3 dl rangkaian (pisang), bagian dr tandan;
nyikat membersihkan dg sikat;
sikatan membersihkan gigi dsb dg sikat
sinuhun dl dijunjung tinggi, disambut dg kehormatan;
ingkang sinuhun paduka yg mulia raja, sri baginda
sinungga-sungga dl dijunjung tinggi, disambut dg kehormatan
suwun, disuwun dl KN dijunjung, diangkat, disunggi;
suwunan 1 bubungan rumah; 2 gombal dsb ganjal kepala jika sedang menyunggi;
sinuwun yg dijunjung tinggi, yg dihormati, yg disembah
ulung, ngulungi KN memberi dg tangannya dijulurkan;
diulungaké 1 diberikan (dg tangan dijulurkan); 2 direlakan kepada, diserahkan kepada;
mulung 1 menjulurkan kedua tangan (tanda ingin ikut ttg anak); 2 mengambili jemuran, memasukkan padi ke dalam rumah/lumbung atau membawa pulang padi (yg baru saja dipanen); 3 berniat, menghendaki
unon dl KN 1 tetap, ajeg, kekal, lestari, abadi; 2 tetap dijual atau diberikan (tttg sawah); 3 selalu dapat dialiri (ttg sawah)
unu dl KN 1 tetap, ajeg, kekal, lestari, abadi; 2 tetap dijual atau diberikan (ttg sawah); 3 selalu dapat dialiri (ttg sawah)