kelah 1 gugat; 2 menggugat;
ngelahaké menggugat
akte KN akta, tanda bukti (ttg kelahiran, jual beli, dsb)
among, among-among KN serangkaian makanan selamatan (utk kelahiran anak, pengantin, dsb);
ngamong-amongi mengadakan selamatan
bagadi 1 perang; 2 permusuhan; 3 perkelahian
bandawala berkelahi, bertengkar;
bandawalapati perang tanding sampai salah satu mati
bengkalahi ar berkelahi, bertengkar
bengkerengan dl KN berkelahi, bertengkar
bengkrèhan dl KN berkelahi, bertengkar
bentrok, bentrokan KN berkelahi, bertengkar
bètèh berkelahi krn berpegang teguh pada pendapatnya masing-masing;
mbètèhaké memegang teguh pendapatnya
dhakoh, dhakohan selamatan (pemberitahuan) kelahiran anak
dhuwèl KN berkelahi satu lawan satu
gejag ramai dan imbang ttg berkelahi;
nggejagi memukul tempat tidur agar hilang kepindingnya
gelut KN berkelahi, gulat
gogèt KN berkelahi saling menggigit
gumul ar berkelahi
julung nasib sial krn waktu kelahirannya;
julung caplok 1 anak yg terlahir pada waktu terbenamnya matahari, 2 bakal diterkam harimau jika ke hutan (ttg mitos);
julung kembang 1 anak yg terlahir pada waktu terbitnya matahari, 2 bakal bertemu binatang buas (ttg mitos);
julung pujut 1 nama minggu yg kelima belas, 2 anak yg terlahir pada wuku tersebut;
julung sarap anak yg terlahir sebelum matahari terbenam;
julung sungsang anak yg terlahir pada siang hari;
julung wangi 1 nama minggu yg kesembilan, 2 anak yg lahir pada waktu minggu tersebut
kédhol dl kalah (ttg bermain, perang, berkelahi, dsb)
kèkèt 1 sejenis ulat besar tdk berbulu tp punya bulu di sekitar mulut (sungut); 2 sangat rapat, tdk bisa lepas (dalam berkelahi)
kerah berkelahi saling menggigit (ttg anjing, kucing dsb);
kerahan perkelahian gigit-menggigit;
dikerah digigit (ttg anjing, kucing, dsb)
kuwel berkelahi, ulet uletan
neptu angka (pada hari, bulan, tahun dalam perhitungan Jawa berkaitan kelahiran)
pancabakah ar perselisihan, perkelahian
pancakara ar perang, berkelahi
paratantang KN senang berkelahi
pathol dl KN jagoan (dalam perkelahian)
prakara 1 yg menjadi pembicaraan (pertengkaran, perkelaian, dsb); 2 hal atau masalah yg dibicarakan (dikatakan dsb); 3 apa-apa yg dilakukan sebelumnya; 4 perkelahian dsb yg diadili dalam perdata;
diprakaraké dikalahkan oleh pengadilan (polisi dsb), dijadikan perkara di pengadilan;
mrakara menyebabkan atau menjadikan perkara;
prakaran perkelaian, pertengkaran;
kena prakara terkena (tersangkut) bab atau masalah perkara pengadilan (dikalahkan, digugat dsb);
tanpa prakara tanpa sebab, tdk ada sebab atau tdk ada masalahnya
pupuh ar 1 pukul; pemukul; 2 perang, berkelahi;
mupuh memukul terus, menyebat kapupuh kalah bertanding, kalah perang
raja pejah K perkara pembunuhan sebab berkelahi dsb, kematian
rampèk, ngrampèk (ngrampèk-ngrampèk) KN mengambil hati (orang lain) sesudah berkelahi atau bertengkar, menyapa lebih dulu (ttg orang yg sedang bertengkar/berseteru)
réinkarnasi KN penjelmaan (penitisan) kembali ke dalam tubuh lain setelah mati, kelahiran kembali
sadulur 1 saudara; 2 seayah ibu; 3 ari-ari, air ketuban yg keluar bersama kelahiran bayi;
disaduluraké dijadikan/dianggap saudara;
saduluran 1 persaudaraan; 2 berteman seperti saudara; 3 pertemanan;
sadulur asu saudara seibu;
sadulur suson saudara krn sepersusuan;
sadulur sinarawèdi teman yg seperti saudara sampai tahu kerahasiaannya;
sedulur tunggal welat saudara seayah ibu yg pemotongan tali pusatnya menggunakan alat welat yg sama
sampyoh dl KN mati bersama ketika perang/berkelahi
setori dl KN berbantah, bertengkar, berkelahi
sumbar KN sumbar, bersumbar, menantang mengajak berkelahi;
nyumbari menantang, memekis, memengkis, mengeluarkan perkataan yg pedas (menghinakan, menistakan, menantang, dsb) sesumbar menyombongkan diri, bercakap besar, menantang (mengajak berkelahi, beradu kekuatan, dsb)
sumengit KN sengit, umur anak yg sedang senang-senangnya berkelahi (sedang benci-bencinya)
suwala ar 1 bangkang, tdk menurut; 2 melawan, berkelahi;
nyuwalani melawan, menantang
udur KN bertengkar, berkelahi, perselisihan sebab salah satu hal atau masalah;
ngudur ngawur, main serampangan tdk beraturan, tdk boleh ditahan, dicegah;
udur-uduran bertengkar saling berebut benar, berkelahi mencari benarnya sendiri
uleng KN bergumul, gelut, gulat (bertengkar atau berkelahi) antara orang perempuan dg orang perempuan dsb);
nguleng menggumul, mendekap, selalu saling merangkul (memeluk-meluk), peluk-memeluk, berpeluk-pelukan;
uleng-uleng selalu berkumpul penuh sesak;
uleng-ulengan 1 bergumul, saling menjatuhkan; 2 berkumpul penuh sesak, berdesak-desakan (ttg orang di pasar)
ungking dl KN berkelahi, bertengkar
urek ar desak-desakan (ttg berkelahi dsb)
wajib KN 1 wajib, harus dilakukan, tdk boleh tdk dilaksanakan (tdk ditinggalkan); 2 sudah semestinya, harus dijalani; 3 uang sbg upah kepada orang yg mendoakan utk orang yg mengadakan selamatan selapanan (tiga puluh lima hari kelahiran anak);
kewajiban sesuatu yg diwajibkan;
diwajibaké diharuskan mengerjakan;
diharuskan menjalani hukuman;
diwajibi 1 diberi wajib; 2 diserahi, ditugasi (utk melakukan pekerjaan);
majibi memberi uang wajib (utk mendoakan orang selamatan empat puluh hari bagi orang meninggal dunia)
warok(an) dl KN orang yg kebal (jagoan berkelahi)
wiruda ar 1 bertengkar, berkelahi; 2 marah sekali;
miruda bangga kemudian melepaskan diri (terlepas dr)