1wali KN 1 wali pengasuh pengantin perempuan pada waktu menikah (yg melakukan janji nikah dg pengantin laki-laki); 2 orang saleh yg menyebarkan agama Islam (di Tanah Jawa), orang suci;
malèni 1 mewakili (orang tua, sbg orang tua); 2 menjadi wali (pada perkawinan);
wali hakim penghulu agama yg menjadi wali pengantin perempuan dalam pernikahan sebab pengantin perempuan tdk mempunyai wali;
wali mujibir wali (orang tua, saudara laki-laki, dsb) yg berhak menikahkan seseorang yg masih gadis tanpa memerlukan izin gadis tersebut
2wali KN kain kuning yg dilekatkan pada bahu pejabat istana yg melaksanakan upacara kerajaan
3wali KN pisau kecil utk mengukir kayu, menulis di lontar, dsb
4wali dl KN acap kali, seringkali, berulangkali;
wola-wali (mawali-wali) 1 berulangkali, seringkali, berkali-kali; 2 pergi pulang, pulang pergi
walih dl K lagi, sekali lagi
walik, malik KN 1 berbalik, yg ada di bawah (di dalam) dibalik berganti di atas (di luar); 2 membalikkan, membajak dg membalikkan tanah yg di bawah menjadi di atas;
mawalikan selalu berbalik, membalik-balik;
malik monthok tdk tetap pendapatnya (pendiriannya);
malik tingal memungkiri, menghindari akan janji, berganti pendapat (pemikiran);
walikan dl menanam padi pada waktu musim kemarau;
kewalik terbalik, yg mestinya berada di bawah (di dalam) malahan ada di atas (di luar);
wolak-walik bolak-balik, dalam (atas) ada di luar (di bawah);
walik dadah mengurut orang yg baru saja melahirkan bayi (anak) yg terakhir (sesudah selapan hari atau tiga puluh lima hari);
walik dami (walik damèn) dl menanam padi pada musim kemarau;
walik gerèh dibalik biasa saja (ttg barang kain-kain spy menjadi tampak baru)
walikat KN tulang belikat (terusan tulang bahu)
walimah KN pesta pernikahan (sesudah pengantin ijab, nikah)
walimakukun KN nama pohon, pohon walikukun, Actinophora buurmani
waling ar sangkaan, pikiran;
diwaling digagas, dipikirkan, disangka
walira KN belera, perkakas tenun berupa papan tipis dan panjang utk memadatkan atau mengerapkan tenunan, belahan tenun
walirang cak KN belerang
waliwis ar belibis, burung (liar) yg wajahnya seperti itik, Dendrocygna javanica
ardawalika ar nama alat upacara dg perwujudan naga
bratawali bratawali, Tinospora crispa
drawali, ndrawali KN berbicara tanpa henti-henti
jwalita ar bersinar, menyala
kuwali kuali
kuwalik terbalik
kwalifikasi kualifikasi
kwalitèt cak kualitas
ujwalita ar sinar, bersinar
wawal, diwawali diperbantahkan, tdk disetujui;
wawalan perkelaian, congkrah
wola-wali KN berulang-ulang, berulang kali, berkali-kali, sering
auliya KN para wali/orang suci
bawaswara bawaswara, teknik menembang yg digunakan untuk memulai atau mengawali satu gending, biasanya dilakukan oleh seorang pria
gobag gerit KN permainan tradisional, dilakukan oleh beberapa anak scr berpasangan, diawali dng bersuit, yg kalah menggendong yg menang, berjalan mengelilingi arena yg berupa garis segi empat sambil melemparkan gaco, jika gaco jatuh, bergantian yg menggendong, demikian seterusnya
grabah, nggrabahi mengawali membuat barang, membuat draf
kuwalèn kuwali
kuwalèn, kuwalèan jaman atau keturunannya para wali
oliya Ki aulia, orang suci, wali
peron KN nama tumbuhan merambat sejenis bratawali
rapak dl nikah/ijab sendiri kepada penghulu agama (tanpa wali)
sèh KN 1 sebutan orang Arab; 2 sebutan para ahli agama Islam atau para wali
sunan KN 1 sunan, penyebutan nama utk para wali (seperti Sunan Kalijga, Sunan Kudus, Sunan Bonang, Sunan Ampèl, Sunan Giri, dsb); 2 sebutan raja utk keraton Surakarta
udhag-udhag dl KN menabuh (memukul) beduk menghadapi atau mengawali bulan Puasa
ujub KN tujuan selamatan (dipersembahkan kepada Kanjeng Nabi, para wali, dsb);
ngujubaké menerangkan (mengatakan) tujuannya selamatan dipersembahkan kepada Kanjeng Nabi, para wali, dsb
ujud dl KN 1 wujud, rupa, bentuk; 2 dl kehendak, maksud, tujuan; 3 tujuan selamatan (disembahkan kepada Kanjeng Nabi, para wali, dsb);
maujud mempunyai wujud;
wewujudan berwujud, wujud
wilayat KN 1 daerah atau wilayah pemerintahan (kekuasaan) wali yg diperintah oleh orang bangsawan), lingkungan; 2 pemimpin, pembesar