wawal dl ar 1 cetok utk menyiangi padi; 2 sejenis linggis utk mencongkel;
diwawal dirusak, terlepas dr bingkainya
wawal, diwawali diperbantahkan, tdk disetujui;
wawalan perkelaian, congkrah
waéla dl orang perempuan
wahèl KN uang tunggu bagi pegawai negeri dsb yg diberhentikan (masih menunggu lowongan);
diwahèl diberhentikan sementara waktu (menunggu lowongan)
wahil ar olok-olok, sindiran, saling mengolok-olok, saling mengejek
waila ar orang perempuan
wal cak KN lepas, terlepas
wal-wel KN makan (menyuap) dg kerap, memasukkan makanan ke mulut berulang-ulang
wal-wil cak KN menggamit berulang-ulang, mencolek-colek
1wala KN pemberian (makanan dsb) kepada lurah atau kepala desa (kewajiban pada zaman itu)
2wala ar anak, kanak-kanak;
sabuk wala bebat, kain panjang (laki-laki) yg separo dikenakan utk ikat pinggang
3wala ar bala, pasukan
4wala dl KN gagang atau tangkai gugus kelapa
walah KN kata seru yg menyatakan heran, interjeksi
walaya ar gelang besar dr emas atau perak berukir naga atau merak yg dipakai di lengan atas (di atas siku) atau di atas pergelangan tangan, pontoh
walèh KN 1 dg berterus-terang, bertalaran, bersahaja; 2 bosan, jemu;
diwalèhaké dikatakan dg bertalaran, dikatakan dg berterus terang
1wali KN kain kuning yg dilekatkan pada bahu pejabat istana yg melaksanakan upacara kerajaan
2wali KN pisau kecil utk mengukir kayu, menulis di lontar, dsb
3wali dl KN acap kali, seringkali, berulangkali;
wola-wali (mawali-wali) 1 berulangkali, seringkali, berkali-kali; 2 pergi pulang, pulang pergi
4wali KN 1 wali pengasuh pengantin perempuan pada waktu menikah (yg melakukan janji nikah dg pengantin laki-laki); 2 orang saleh yg menyebarkan agama Islam (di Tanah Jawa), orang suci;
malèni 1 mewakili (orang tua, sbg orang tua); 2 menjadi wali (pada perkawinan);
wali hakim penghulu agama yg menjadi wali pengantin perempuan dalam pernikahan sebab pengantin perempuan tdk mempunyai wali;
wali mujibir wali (orang tua, saudara laki-laki, dsb) yg berhak menikahkan seseorang yg masih gadis tanpa memerlukan izin gadis tersebut
walih dl K lagi, sekali lagi
waloh dl KN labu
1walu ar 1 kembali, pulih kembali; 2 sembuh, sehat, pulih dr sakit
2walu ar labu
3walu ar 1 janda; 2 duda
waluh labu, Cucurbitaceae
waluya ar 1 kembali, pulih; 2 sembuh, sehat, pulih dr sakit;
diwaluyakaké dikembalikan (pulih), disembuhkan (dr sakit);
winaluyakaké dikembalikan seperti semula, disembuhkan
walya ar kembali, pulih kembali
wéla ar 1 taman, taman bunga, kebun bunga; 2 musim, waktu
wela dl KN 1 selang, berselang; 2 libur tidak membayar angsuran;
diwelani 1 diberi berselang, berselang; 2 didenda, diberi denda; 3 libur tidak membayar angsuran;
melani 1 memberi selang, memberi berselang; 2 tdk membayar angsuran;
welan uang denda sebab tdk membayar uang cicilan atau angsuran
wéla (wéla-wéla) KN berandang, tampak jelas sekali;
cetha wéla-wéla tampak jelas sekali, terang, nyata, gamblang
1welah dl K buluh, bambu, aur (banyak macamnya)
2welah KN kayu yg pucuknya dg centong-centongan (utk mengayuh atau menjalankan perahu);
diwelahi dikayuh dg menggunakan kayu bilah (ttg perahu);
melahi mengayuh perahu dg menggunakan kayu bilah
3welah dl KN borang;
welé KN bosan, jemu
welèh dl KN bosan, jemu
welèh, wewelèh KN kejadian-kejadian sbg pembalasan atas kebohongannya (sangat benci dsb);
diwelèhaké didustakan dalam kebohongannya (tdk menepati janji dsb), dibangkit-bangkitkan kesalahannya atau dustanya;
kewelèh (kuwelèh) tampak akan dustanya, ketahuan dalam kebohongannya dsb
wèlèh-wèlèh cak KN jelas sekali, tampak nyata, serkah
weli ar 1 beli, membeli; 2 pedagang
wéloh dl K labu
1welu dl KN 1 tampak capai lemas, segan, rengsa lengai; 2 keras kepala, tegar hati
2welu KN suram, muram, pucat (ttg warna, rupa, dsb)
wil ar raksasa, buto
1wila ar maja, buah maja (isinya pahit)
2wila ar lubang, liang, gua
wilah KN bilah (bambu, kayu, dsb);
wilahan 1 bilah keris, besi bilahan kerisnya; 2 bagian bilahan gender (saron, gambang, dsb) yg dipukul;
diwilah ditarik, dihunus, diambil bilahan saja ttg keris (dicuri)
wilayah KN daerah (kekuasaan, pemerintahan, pengawasan, dsb), lingkungan daerah (provinsi, kabupaten, kecamatan)
wilwa KN 1 maja, buah maja; 2 nama hantu-hantuan dalam pewayangan
wiwal KN lepas, terlepas, pergi dr;
wiwal nalaré agak gila (sinting);
diwiwal dipisah, diceraikan;
pawiwal uang utk sarana meminta cerai
wlaha KN tdk memakai apa-apa, apa adanya
1wol KN wol, bulu kambing biri-biri atau domba yg dibuat permadani
2wol ar cebol, katai
wola-wali KN berulang-ulang, berulang kali, berkali-kali, sering
wolu KN delapan
wul cak KN petaruh, taruhan, sokongan
1wulu dl KN bersuci sbg syarat sahnya salat;
diwuloni disucikan scr orang berwudu ttg mayat
2wulu KN bunyi /i/ pada aksara Jawa ( ꦶ) (contoh: bumi bumi, m/til martil)
wulon suku kata berpenanda /i/ dalam tulisan Jawa
3wulu KN 1 bulu, rambut pendek dan lembut pada hewan atau manusia yg tumbuh di tubuh; 2 serabut halus pada padi atau tumbuh-tumbuhan, miang; 3 kumpulan rambut pada luar kulit penutup tubuh pada unggas;
mulu tebal banyak rambutnya;
wulon menggunakan bulu, ada bulunya;
wulu kalong bulu badan yg lembut dan halus (biasanya pada tengkuk);
wulu lanseb bulu badan yg lembut dan halus (biasanya pada tengkuk);
wulu pukun bulu pada ibu jari kaki;
wulu sétan bulu yg menyendiri (tumbuhnya ganjil, lain dr pada yg lain)
1wuluh KN laras senapan;
diwuluh dihalau atau diusir dg bambu buluh;
wuluhan dl 1 pipa besi; 2 semprong lampu;
pring wuluh bambu yg kecil-kecil ruasnya
2wuluh KN belum bersih (ttg beras);
beras wuluh beras yg belum bersih (durung disosoh)
wulya ar pulih kembali, sembuh