pring bambu;
papringan tempat yg banyak batang-batang bambu;
pring ampèl bambu warnanya kuning agak hijau, ruasnya pendek-pendek, batang tebal (keras dan ulet) tetapi tdk dapat belah (utk tali, besek, dsb), Bambusa blumeana;
pring apus bambu warna hijau dg batang ulet, Gigantochloa apus;
pring cendhani bambu jenis kecil-kecil (keras, ulet) (baik utk gagang sapu, kemoceng, dsb), Scizostachyum blumci;
pring gadhing bambu mirip bambu ampel warnanya kuning (ada yg jenis kecil dan jenis besar batangnya), Bambusa vulgaris;
pring ori bambu yg batang atau cabangnya ada durinya, Bambusa arundinaceae;
pring petung jenis bambu besar-besar (keras, ulet) baik utk bahan bangunan rumah, Dendrocalamus asper;
pring wuluh jenis bambu beruas kecil-kecil;
pring wulung jenis bambu warnanya wulung (hitam agak ungu)
wuluh KN laras senapan;
diwuluh dihalau atau diusir dg bambu buluh;
wuluhan dl 1 pipa besi; 2 semprong lampu;
pring wuluh bambu yg kecil-kecil ruasnya
pringetan cak KN peringatan
pringga, pringga baya ar 1 bahaya, marabahaya; 2 rasa sungkan;
mrénggakaké mempersiapkan hal-hal yg akan dihadapi, menyarankan agar selamat (sebaiknya dsb), menjelaskan spy selamat (baik, untung, dsb)
pringis, mak pringis KN tiba-tiba menampakkan (tampak) giginya (sebab terasa sakit dsb);
mringis 1 tampak giginya (tertawa, sebab sakit, dsb); 2 tampak sedikit (ttg ujung kail, dsb);
pringisan tampak gigi (karena tertawa, atau kesakitan, dsb)
pringkil, mringkil KN butiran, butiran-butiran kecil yg terasa, masih kasar krn belum hancur semua (tepung, dsb);
sapringkil butiran kecil;
pepringkilan butir-butir kecil
pringkus, dipringkusaké KN diperkecil, dipersempit (ttg dada, kerangka, dsb)
mringkus menjadi kecil (ttg kerangka, badan, dsb)
clumpring pelepah bambu
cumpring kelopak buluh muda
slumpring dl KN kelopak buluh (bambu)